Selasa, 15 Maret 2011

Bom nuklir Hiroshima & Nagasaki


Bom nuklir di Hiroshima dan Nagasaki dipicu oleh penyerangan Jepang terhadap Pearl Harbor. Pada hari Minggu tanggal 7 Desember 1941, Pesawat terbang dan kapal selam "mini" dari angkatan laut Kekaisaran Jepang menyerang pangkalan laut Pearl Harbor (serangan ini disebut Operation Z).

Serangan diawali pukul 06:05 pagi, tujuh kapal induk jepang menerbangkan 189 pesawat pembom yang dikomandani oleh kapten Mitsuo Fuchida, 6 diantaranya gagal meluncur karena kesalahan teknis. 183 pesawat yang meluncur terdiri dari 50 Nakajima B5N (masing-masing membawa 800kg hulu ledak), 40 pesawat pembom B5N dengan senjata Torpedo "Type 91", 54 pesawat Aichi D3A yang membawa 249 kg hulu ledak,dan 45 pesawat Mitsubishi A6M.

Pukul 07:51 Jepang menyerang lapangan udara militer Ford Island. Pada pukul 08:30, 171 pesawat Jepang (4 gagal terbang) yang sebagian besar menjatuhkan torpedo menyerang Pearl Harbor. Secara keseluruhan, 9 kapal perang Amerika tenggelam dan 21 kapal rusak berat, korban tewas keseluruhan mencapai 2350 jiwa termasuk 68 warga sipil dan dan korban luka sebanyak 1178 jiwa.

Untuk membalas kehancuran Pearl Harbor, dalam waktu 6 bulan Amerika secara intensif membuat strategi tempur "bom api untuk 67 kota di Jepang". Dan puncaknya pada tanggal 6 Agustus 1945 Amerika menjatuhkan bom nuklir yang diberi nama "Little Boy" di kota Nagasaki (berisi 60 kilogram uranium-235 dan bahan luar dari plutonium-239, yaitu unsur sintetis yang dibuat di reaktor nuklir Hanford, Washington). Pada tanggal 9 Agustus 1945 bom nuklir yang diberi nama "Fat Man" dijatuhkan dikota Hiroshima. Penggunaan senjata nuklir adalah agar Jepang dapat menyerah tanpa syarat (sesuai ultimatum deklarasi Postdam)

Bom nuklir Hiroshima NagasakiJumlah korban di Nagasaki sekitar 80000 korban tewas dan 70000 lainnya luka-luka. Lebih dari 90% dokter dan 93% perawat di Hiroshima tewas. Jumlah korban tewas di Hiroshima mencapai 166000 jiwa. Sebagian besar yang tewas dalah penduduk sipil. Jumlah korban di Nagasaki lebih sedikit karena sebelumnya sudah dievakuasi karena pemboman pada tanggal 1 Agustus 1945. Pabrik Torpedo "Type 91" yang pernah digunakan untuk menyerang Pearl Harbour juga hancur.

Setelah pemboman, sekitar 40000 tentara Amerika menduduki Hiroshima dan 27000 tentara di Nagasaki.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar